Kegiatan Rembung Stunting Desa Adobala Tahun Anggaran 2023

ADOBALADESA.ID – Pemerintah Desa Adobala dan BPD menggelar kegiatan Rembung Stunting, Senin (13/06/2022) yang bertempat di Kantor Kepala Desa Adobala, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur, NTT.
Kegiatan Rembung Stunting yang diakukan merupkan agenda tahunan dalam rangka ajang evaluasi upaya konvergensi pencegahan stunting dan merencanakan program kegiatan lanjutan untuk tahun anggaran berikutnya.

Peserta rembung stunting yang hadir, Pj. Kades Adobala, Donatus Nama Songan, Aparatur Pemdes, Anggota BPD, Rofinus Suban Raya, Camat Kelubagolit yang diwakili Kasie Kesejateraan Umum dan Pelayanan Sosial, Fatmawati Saban, Pendamping Desa, Agnes Gerans, Tenaga Kesehatan Desa, Kader Kesehatan Desa, Kader PPKBD dan Sub PPKBD, Kader Pembangunan Manusia, Tim Pendamping Keluarga dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Lambunga serta sasaran Ibu Baita.

Pj,Kades Adobala, Donatus Nama Songan didampingi Kasie Kespium Kec. Kelubagolit, Fatmawati Saban dan Sekretaris BPD, Rofinus Suban Raya hadir Kegiatan Rembung Stunting, Senin (13/06/2022)

Pada pembukaannya, Pj. Kades Adobala, Donatus Nama Songan yang membuka kegiatan Rembung Stunting menyampaikan bahwa kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh desa di Kabupaten Flores Timur.

Selaku Pemerintah Desa, Donatus Nama Songan mengapresiasi semua unsur masyarakat yang turut hadir mengikuti kegiatan Rembung Stunting yang adalah salah satu program prioritas nasional yang harus didukung dengan program pencegahan stunting dari desa.

Pj. Kades Adobala juga menyampaikan informasi program kegiatan pencegahan stunting yang sudah dijalankan maupun yang sedang dijalankan, yaitu Pemberian Makanan Tambahan Balita, Pembangunan Jamban, Pendampingan 1000 HPK, Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Sosialisasi Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kelas Parenting Untuk TK- PAUD, PMT Bumil KEK dan Bumil Stunting.

Program-progam terkait upaya pencegahan stunting ini, menurut Pj. Kades akan menjadi bahan referensi untuk di evaluasi demi perencanaan program lanjutan untuk tahun anggaran 2023.

Sementara, Camat Kelubagolit melalui Kasie Kesejahteraan Umum dan Pelayanan Sosial, Fatmawati Saban melalui arahananya meyampaikan bahwa kegiatan Rembung Stunting ini harus dilakukan karena merupakan agenda tahunan untuk membicarakan apa yang dilakukan terkait pencegahan stunting yang merupakan program nasional yang dimulai dari pusat yang perlu di dukung dengan kerjasama antar semua elemen masyarakat.

Kegiatan Rembung Stunting ini juga merupakan salah satu persyaratan pergelaran Musrembangdes, yang menurut Fatmawati Saban, hasil dari Rembung Stunting ini akan dibawakan ke Musrembangdes yang akan datang.

Wakil dari Camat Kelubagolit ini mendorong agar selalu jalin kerjasama dam komunikasi yang baik dan jangan pernah bosan dengan urusan stunting ini karena merupakan program prioritas nasional terkiat penyiapan Sumber Daya Manusia yang sehat dan unggul bagi generasi kita.

Kegiatan Rembung Stunting, selanjutnya dipandu oleh anggota BPD, Rofinus Suban Raya yang diawali dengan laporan hasil konvergensi pencegahan stunting dan penjelasan lima paket layanan konvergensi pencegahan stunting oleh Pendamping Desa dan dilanjutkan dengan diskusi untuk menghasilkan program konvergengsi pencegahan stunting.

Nakes Desa Adobala, Skolastika Letek Sedang Menyampaikan Laporan Konvergengsi Pencegahan Stunting

Dalam laporan konvergengsi pencegahan stunting oleh Ibu Bidan Desa Adobala, Skolastika Letek, bahwa  sesuai data yang dimiliki oleh Tenaga Kesehatan Desa sampai dengan saat ini jumlah Balita 45 dan masuk kategori stunting 12 Balita. Data ini diambil dari patokan pada bulan Maret 2022. Selain itu data-data lain kegiatan konvergensi pencegahan stunting dipaparkan oleh Tenaga Kesehat Desa ini.

Dari laporan konvergensi pencegahan stunting kemudian dikaitkan dengan lima paket layanan yang dijelaskan oleh Pendamping Desa, Agnes Gerans sebagai rujukan program kegiatan yang bersumber dari lima paket layanan konvergensi pencegahan stunting ini.

Lima paket layanan yang dijelaskan Pendamping Desa, yaitu layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), konseling gizi terpadu, perlindungan sosial, sanitasi dan air bersih dan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dari hasil diskusi melalui Rembung Stunting ini diusulkan prioritas program kegiatan yang akan dilanjutan ke tahun anggaran 2023, yaitu lanjutan pembuatan pembuatan jamban, kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) untuk sasaran usia remaja dan ibu hamil, pengadaan bibit ternak (ayam) untuk sasaran keluarga 1000 HPK, promosi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pengadaan Tablet Tambah Darah dan Suplemen Vitamin untuk Balita 24-59 Bulan, Pembuatan Kolam Ikan, Penyedian TPS (Tempat Pembuangan Sampah ).

Penjelasan Lima Paket Layanan Konvergensi Pencegahan Stunting Oleh Pendamping Desa, Agnes Gerans

Hasil dari kesepakatan bersama melalui Rembung Stinting ini, kemudian dibuatkan dengan berita acara yang akan usulkan melalui kegiatan Musrembangdes tahun anggaran 2023.

Kegiatan Rembung Stunting selanjutnya di tutup oleh Penjabat Kepala Desa Adobala, Donatus Nama Songan. Melalui arahan penutupnya, Pj. Kades menyampaikan bahwa program kegiatan yang sudah dihasilkan ini menjadi bahan informasi bagi semua peserta Rembung Stunting untuk dijelaskan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun diperjuangkan di Musrembangdes untuk tahun anggaran 2023.

“Kita semua diharapkan sebagai informen yang baik untuk masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di desa dengan program kegiatan yang sudah dan sedang berlangsung terkait urusan kesehatan masyarakat,”harapannya menutup Rembung Stunting.

 

 

 

0 balasan

Tinggalkan komentar

Ingin ikut berdiskusi?
Silahkan bergabung!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.